Maret 2014

Pemuda Adat Jadi Jurnalis Warga

Ternate 25 Maret 2014– Pengurus Wilayah AMAN Maluku Utara menyelenggarakan Training Community Organizer Berbasis Media yang diikuti 15 orang pemuda mewakili Komunitas Adat. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari (20 – 23 Maret) bertempat di Rumah PW AMAN Malut, Kota Ternate.  Sebagai narasumber hadir Mahmud Mici (Redaktur Malut Post), Jainudin (Dinas Kehutanan Provinsi Malut) dan Jeffar Lumban Gaol ( Infokom PB AMAN). Ketua BPH AMAN Munadi Kilkoda dalam sambutannya mengatakan

Kongres Untuk Kedaulatan Tanah Leluhur

Robinson Missi: Yang Tersisa Adalah Tanah Peninggalan Leluhur Jailolo – Suku Sahu Ji’o Tala’i Padusua melaksanakan Kongres II yang di pusatkan di Wala Lolom atau Rumah Berkumpul, Desa Gamomeng, Halmahera Barat. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 12 – 13 Maret 2014 tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat adat dari 29 Desa asli Suku Sahu dan undangan dari Suku tetangga. Kongres dibuka langsung oleh Ketua BPH AMAN Maluku Utara Munadi Kilkoda. Dalam

Pidato Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMAN #HKMAN2014

 Pidato Sekretaris Jendral Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Sekjen AMAN) menyambut Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara 2014 dan 15 Tahun Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Jakarta, 17 Maret 2014 Masyarakat Adat Bangkit Bersatu untuk Berdaulat! Bangkit Bersatu untuk Mandiri! Bangkit Bersatu untuk Bermartabat! Salam Nusantara Sebelumnya, ijinkan saya mengucapkan salam hormat kepada para leluhur Masyarakat Adat nusantara dan Sang Pencipta Alam Semesta Tuhan Yang Maha Kuasa . Bapak dan Ibu yang

Siaran Pers #HKMAN 2014, Masyarakat Adat Mendesak Implementasi MK35 dan Pengesahan RUU PPHMA

  Contact Person: Firdaus cahyadi,  081513275698/firdaus.cahyadi@aman.or.id Direktur Informasi dan Komunikasi AMAN Lebih dari seribu perwakilan masyarakat adat berkumpul di Jakarta untuk memperingati Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara pada Senin, 17 Maret 2014 sekaligus merayakan ulang tahun Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) ke-15. Mereka akan menyuarakan desakan agar Pemerintah Indonesia segera melaksanakan MK35 dan agar DPR RI mengesahkan UU Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat. Pada 17 Maret 1999, empatratusan pimpinan

Glenn Fredly; Galang Dukungan Menyelamatkan Kepulauan Aru

“Sekarang adalah momen baik untuk mendengar apa yang seharusnya kita perjuangkan bersama” Sinar Harapan 15-16 Maret 04 Jakarta  – Glenn Fredly, penyanyi terkenal berdarah Maluku pada hari Kamis siang (13/3/) mengunjungi rumah Pengurus Besar PB Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di bilangan Tebet Timur Dalam Raya. Kunjungan Glenn tersebut sehubungan dengan upaya penyelamatan Kepulauan Aru atas alih fungsi lahan secara besar-besaran di kawasan tersebut. Menurut Glenn apa yang terjadi di