Agustus 2018

Kembali Gempa Tektonik Berkekuatan Besar Menghantam Sumbawa Besar NTB

Jakarta, www.aman.or.id -Malam ini, gempa berkekuatan besar kembali mengguncang pada pukul 23.05 wita di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan, seperti yang dilansir dari bernusantaranews.com. (19/08) Namun sampai saat ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika belum mengeluarkan pernyataan resminya. Akibat gempa tersebut, berdasarkan laporan Febriyan Anindita, anggota Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara (PPMAN) dari lokasi, wilayah Sumbawa Besar juga terkena imbas hantaman gempa yang mengakibatkan bangunan rumah, Polsek Alas kota di wilayah

Masyarakat Desa Semokan Gotong Royong Perbaiki Pipa Air Paska Gempa

Lombok Utara, www.aman.or.id – Hari ini, warga Desa Semokan Lombok Utara melakukan perbaikan pipa di mata air Kali Lokok Sengor secara bergotong royong, dibantu oleh personil TNI dan POLRI, yang melibatkan enam dusun yaitu Dusun Batirakit, Dusun Lendang Beriri, Dusun Lendang Jeliti, Dusun Batu Tepak dan Dusun Segenter. (18/08) Paska gempa tektonik yang menghantam wilayah lombok berkekuatan 6,4 SR (29/07) dan gempa susulan 7,0 SR (05/08) telah menghancurkan sekitar 85% bangunan rumah tembok

DPR RI Kawal RUU Masyarakat Adat, Tenaga Ahli Badan Legislatif DPR RI Kunjungi Masyarakat Adat Ammatoa Kajang Sulawesi Selatan

Jakarta, www.aman.or.id – Hari ini tiga orang Tenaga Ahli Badan Legislatif DPR RI, yaitu Liber Salomo Silitonga, Joko Riskiyono dan Agung Andriwidiyatmoko Sunarno mengakhiri kunjungan kerjanya untuk melihat secara langsung model pengakuan dan perlindungan hak-hak Masyarakat Adat dengan mengacu terhadap realitas empiris Masyarakat Adat di Kabupaten Bulukumba dan Komunitas Masyarakat Adat Ammatoa Kajang, Sulawesi Selatan. Erasmus Cahyadi, Deputi II PB AMAN di Jakarta menyatakan, kunjungan kerja tersebut sebagai bagian dari

Berita Foto

Jakarta (18/8), www.aman.or.id – Masyarakat Adat Barito Utara merayakan Harı Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS) dengen menggelar aksi turun ke jalan di depan gedung DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Kamis (9/8) lalu. Dalam aksi tersebut mereka menuntuk DPRD dan Bupati Barito Utara agar segera menerbitkan Peraturan Daerah tentang Masyarakat Adat di Barito Utara.     Jakob Siringoringo – Infokom PB AMAN  

Berita Foto : Dirgahayu 73 Tahun Republik Indonesia, Dukungan Internasional Sahkan RUU Masyarakat Adat

Desakan untuk mendukung pengesahan RUU Masyarakat Adat, tidak hanya datang dari pelbagai Masyarakat Adat di seluruh Nusantara. Organisasi internasional yang bekerja sama dengan Masyarakat Adat di berbagai negara turut juga mendukung perjuangan Masyarakat Adat di Indonesia. Berikut dukungan yang datang dari rekan-rekan  seperjuangan dari Negara Brazil, Panama, Equador. Eka Hindrati-Infokom PB AMAN

Dirgahayu 73 Tahun Republik Indonesia, Kemerdekaan Masyarakat Adat, Dapat Menentukan Nasib Sendiri

Simalungun, www.aman.or.id – Hari ini, Masyarakat Adat Sihaporas dengan berpakaian adat Batak Toba lengkap dan dengan antusias melaksanakan upacara bendera peringatan kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia. Gegap gempita peringatan hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia mulai dari pelosok desa sampai kota besar mulai tampak terlihat. Pengibaran bendera merah putih di setiap rumah, dekorasi meriah serta berbagai kegiatan yang semarak sudah menjadi tradisi setiap tanggal 17 Agustus. Masyarakat Indonesia larut dalam euforia

Berita Foto : Kami Adalah Indonesia, Indonesia adalah Kami

Jakarta, AMAN.or.id-Hari ini, Masyarakat Lembaga Adat Lamtoras Sihaporas menyelenggarakan upacara bendera memperingati  Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia , dan peringatan HUT Ke-6 Lamtoras (14 Agustus 2012-2018) di Sihaporas, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Melalui momentum ini, Masyarakat Adat Sihaporas merefleksikan kembali nilai-nilai kemerdekaan yang sesungguhnya, pembina upacara Magitua Ambarita, menyatakan bahwa sudah saatnya Masyarakat Adat bangkit dan terus berjuang mempertahankan wilayah adat di Sihaporas, sebagaimana para leluhur merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan