Eka Hindrati

Pemda Kabupaten Sorong Berkomitmen Mendukung Hasil Valuasi Ekonomi Masyarakat Adat Moi Kelim Papua Barat

Sorong, www.aman.or.id- Nilai ekonomi pengelolaan sumber daya alam di wilayah adat Masyarakat Adat Moi Kelim, Sorong Papua Barat mencapai Rp 159 milyar per tahun. Nominal ini, melampaui Produk Domestik Bruto Daerah (PDRB) Sorong,  di luar hitungan sektor migas sebesar Rp 33,86 juta pertahun. Hal ini, dipaparkan dalam Seminar Wilayah Adat dengan tema, Komunitas Adat Masyarakat Adat Moi Kelim,“ yang dihadiri PB AMAN, PD AMAN Sorong Raya, PD AMAN Malamoi, Pemerintah Daerah, DPRD

Valuasi Ekonomi Wilayah Masyarakat Adat Seberuang Kalahkan Pendapatan Wilayah Kebupaten Sintang Kalimantan Barat

Sintang, www.aman.or.id-Hasil studi tim ekonomi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) bekerja sama dengan Aziz Khan peneliti dari Institut Pertanian Bogor pada bulan Februari-April 2018, menunjukan nilai ekonomi per kapita per tahun wilayah Masyarakat Adat Seberuang sebesar 36,45 juta, lebih besar ketimbang Produk Domestik Bruto Daerah (PDRB) pertahun Kabupaten Sintang 27,89 juta tahun 2016. Tentu saja hasil ini disambut atusias oleh pihak Pemerintah Daerah Sintang, Kalimantan Barat, untuk itu hasil valuasi ekonomi ini

Women's March Jakarta Menuntut Negara Indonesia Mengesahkan RUU Masyarakat Adat

Jakarta, www.aman.or.id-Hari ini, sekitar 2500 orang dari 50 organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Women’s March Jakarta memperingati Hari Perempuan Internasional 8 Maret, dengan menggelar aksi berjalan kaki menuju Taman Aspirasi di depan Istana Negara, Jakarta. Anindya Restuviani, juru bicara aksi Women’s March Jakarta menjelaskan tiga target besar tuntutan aksi kepada Negara Indonesia, salah satunya, pengesahan RUU Masyarakat Adat, menurutnya isu Masyarakat Adat belum banyak diketahui oleh masyarakat secara umum, bahkan ia

Berita Foto:                  Women's March Jakarta, Mendukung AMAN Menuntut Pengesahaan RUU Masyarakat Adat

Jakarta, www.aman.or.id- Hari ini, Women’s March Jakarta memperingati Hari Perempuan Internasional 8 Maret.  Peringatan dirayakan dengan aksi berjalan kaki, yang diikuti oleh peserta sekitar 2500 orang, dari 50 organisasi masyarakat sipil. Aksi berjalan kaki dimulai pukul 08.00 wib, dengan titik kumpul berada di depan Hotel Sari Pan Pacifik. Para peserta aksi  menempuh jarak hampir 7 km menuju Taman Aspirasi yang terletak di depan Istana Negara, Jakarta. Di dalam siaran pers yang dikeluarkan

Memperingati Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara ke-20,                                  Negara Harus Bertanggung Jawab Atas Keutuhan Masyarakat Adat

Waingapu, www.aman.or.id-Dalam rangka merayakan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara (HKMAN) ke-20, Pengurus Wilayah  AMAN Sumba bekerja sama dengan HUMA dan Himpunan Mahasiswa Prodi Hukum Universitas Kristen Wira Wacana Sumba (Unkriswina) mengadakan Kuliah Umum, dengan tema, “Tanggung jawab negara dalam menginplementasikan Hukum dan Ham terhadap kesatuan Masyarakat Hukum Adat,” yang di selenggarakan di Waingapu, NTT. (23/03) Ketua Badan Pelaksana Harian Pengurus Wilayah AMAN Sumba, Debi R. Kasuatu mengapresiasi kepedulian fakultas hukum