Catatan

Pemerintah Setengah Hati  implementasikan Putusan MK No 35/PUU-X/2012

Focus Group Discussion Putusan MK 35 Tahun 2012 Jakarta 24/4/2015 – Deputi II Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Putusan Mahkamah Konstitusi No.35/PUU-X/2012 bersama perwakilan beberapa Kementrian RI diantaranya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementrian Dalam Negeri dan serta Peneliti Epistema Institute, Yance Arizona. Diskusi yang dimulai pada pukul 10:00 wib dan bertempat di Pisa Café Mahakam, Jakarta Selatan –

Film If Not Us Then Who ? - Hutan Sebagai Rumah

Oleh Nurdiyansah Dalidjo Apa makna rumah bagi kita? Kira-kira perenungan itulah yang menginspirasi seorang pria asal London untuk menjelajah ke berbagai negeri. Bukan untuk perjalanan wisata, melainkan mengunjungi hutan dan kampung-kampung masyarakat adat untuk mengumpulkan cerita yang menegaskan koneksi manusia dengan alam. Rumah dalam definisi yang jauh lebih luas dan dalam. Paul Redman adalah pria dari Inggris ini telah melahirkan sebuah bentuk gerakan kampanye kreatif melalui film: If Not Us

Sekjen AMAN; Pelanggaran Terhadap Hak-hak Masyarakat Adat Telah Menimbulkan Situasi Disintegrasi

Sorong 16/3/3015 – Abdon Nababan Sebagai Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dalam acara Sarasehan “Mendorong Pelaksanaan Komitmen Pemerintah Dalam Upaya Percepatan Pengakuan Dan Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat Adat” di BLKI Sorong (16/3/2015) menyampaikan bahwa pelanggaran terhadap hak-hak Masyarakat Adat telah menimbulkan situasi disintegrasi. Ada masalah masyarakat adat dengan “NKRI” yang belum selesai, ini harus kita lihat sebagai masalah kita semua. Terjadi penggusuran modal sosial sebagai bangsa, kepercayaan kita antara

Perda Adat Malinau Lahir Dengan Inisiatif Sedikit Ekstrim

Marten Labo; Inisator Lahirnya Perda Adat Kabupaten Malinau “Saya Masyarakat Adat dan hampir sebagian besar hidup saya bekerja sama dengan Masyarakat Adat,” kata Martin Labo memulai pemaparannya dalam sarasehan “Mendorong Pelaksanaan Komitmen Pemerintah Dalam Upaya Percepatan Pengakuan Dan Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat Adat” yang berlangsung di gedung BLKI, Sorong (16/3/2015). “Terakhir saya memimpin Forum Musyawarah Masyarakat Adat (FOMA) Kabupaten Malinau, merupakan semacam aliansi sepuluh wilayah di sana. FOMA adalah wadah

Rapat Kerja Nasional Ke IV AMAN Ditutup Ketua Dewan AMAN Nasional

Ketua DAMANAS Hein Namotemo; Senang Masyarakat Adat Aceh Kembali Bergabung Dengan AMAN Malaumkarta 20/3/2015 – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke IV AMAN yang berlangsung sejak 16-17 di Sorong kemudian dilanjutkan di  Kampung Malaumkarta Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat tgl 18-19/3/2015 secara Resmi ditutup oleh Ketua Dewan AMAN Nasional (DAMANAS), Hein Namotemo  19/3/2015 Jam 23:00 WIT Agenda Rakernas di Malaumkarta dibagi dalam 4 Komisi yaitu Komisi A.  membahas organisasi dan

Sarasehan Pemetaan Wilayah Adat

“Menuju Kelengkapan Data dan Informasi Wilayah Adat Sebagai Basis Klaim Hak-hak Masyarakat Adat Dalam Mendorong Percepatan Pengakuan Dan Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat Di Indonesia” Sorong, 16/3/ 2015 – Pelaksanaan Sarasehan Pemetaan Wilayah Adat yang diselenggarakan dalam rangkaian Rakernas Ke IV AMAN di Hotel Handayani Kabupaten Sorong untuk membahas bagaimana percepatan pemetaan wilayah adat dan melakukan proses registrasi (pendaftaran) atas peta-peta wilayah adat yang telah dipetakan tersebut. Peta wilayah adat merupakan

Peserta Rakernas Ke IV AMAN Disambut Secara Adat di Malaumkarta

  Malaumkarta 18/3/2015 – Setelah mengikuti upacara pembukaan resmi yang dilakukan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, di Woronai Aimas, Sorong (17/3/2015) seluruh peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) bergerak pindah dan melanjutkan Rakernas ke di Kampung Malaumkarta, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Peserta Rakernas berangkat berombongan dari Sorong menuju Malaumkarta, Rabu pagi (18/3 2015). Di desa yang terletak di bawah gunung dan di pinggir

Gerakan Masyarakat Adat dalam Mewujudkan Pembangunan yang Setara dan Berkeadilan

Gerakan Masyarakat Adat dalam Mewujudkan Pembangunan yang Setara dan Berkeadilan Sorong 16/3/2015 – Sarasehan sayap organisasi AMAN yaitu BPAN, Perempuan AMAN dan PPMAN berlansgung di Aula Hotel Handayani, Sorong, Papua Barat Narasumber dalam sarasehan ini adalah; Abdon Nababan (Sekjen AMAN): “Pemulihan Hubungan antara Masyarakat Adat dengan Negara” Arimbi Heroputri: “Perspektif Gender Gerakan Perempuan Adat dalam Tata Kuasa dan Kelola Wilayah Adat” Harun Nuh (Ketua BPRPI Sumut): “Good practice: Kaderisasi Pemuda