Internasional

UU Masyarakat Adat: Payung Utama Perlindungan Pengetahuan Tradisional

Jogjakarta, www.aman.or.id – Pengetahuan tradisional menjadi kunci dibalik stok karbon yang masih dunia punya. Data riset 2018 mengatakan kalau stok karbon sebanyak 36% dari semua karbon yang ada di dunia berada di wilayah adat. Angka fantastis ini dengan mudah memberitahukan bahwa Masyarakat Adat adalah solusi utama bagi perubahan iklim dan karena itu memperpanjang usia umat manusia di atas bumi. Ternyata rahasianya sederhana dan penjelasannya juga sangat mudah yaitu pengetahuan tradisional.

Special Rapporteur's Statement About Biodiversity Report and Indigenous Peoples

Jakarta (6 May 2019), www.aman.or.id – In releasing its massive, 1800-page report today on the state of global biodiversity, the United Nations recognized for the first time that the world’s Indigenous Peoples are central to helping humanity stop the terrible destruction of the Earth’s plant and animal life. But we too are at risk, and with us the job we have been doing as Nature’s guardians. Based on the work

Forum Permanen, Misi Khusus AMAN: Merawat Indonesia

Jakarta (23/4/2019), www.aman.or.id – Di samping capaian-capaian yang akan disampaikan dalam Forum Permanen, AMAN juga mengusung misi khusus tersendiri. Delegasi AMAN yang dipimpin Sekjen AMAN, Rukka Sombolinggi bergerak mengawal Wakil Ketua DAMANNAS, Abdon Nababan yang diutus sebagai calon anggota Forum Permanen PBB tentang Masyarakat Adat (UN Expert Member). Menurut Rukka, statusnya saat ini sudah resmi masuk listing/daftar sebagai kandidat. Selanjutnya penunjukan pengesahan ini akan dilakukan oleh Presiden ECOSOC. Sebagaimana biasanya,

Delegasi Bawa Capaian-capaian AMAN di Forum Permanen PBB

Jakarta (23/4/2019), www.aman.or.id – Keikutsertaan AMAN dalam Forum Permanen tahun ini, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, akan menunjukkan capaian-capaian AMAN. Capaian-capaian tersebut merupakan jalan utama bagi penyelesaian persoalan-persoalan yang dihadapi Masyarakat Adat. Berbagai capaian tersebut sebagaimana dituturkan Rukka Sombolinggi, Sekjen AMAN:  pertama, Indonesia untuk urusan Masyarakat Adat dianggap cukup maju karena hanya di Indonesia yang ada organisasi Masyarakat Adat yang levelnya nasional, yaitu AMAN. Kedua, sebagai bagian dari capaian Masyarakat Adat

Perjuangan AMAN di Tingkat Internasional

Jakarta (23/4/2019), www.aman.or.id – Internasional adalah salah satu arena kita memperjuangkan pengakuan, perlindungan hak-hak Masyarakat Adat; juga menjadi arena yang lebih luas untuk menggalang solidaritas untuk saling mengenal, saling menguatkan sesama Masyarakat Adat. Dari Indonesia sebelum AMAN terbentuk, Masyarakat Adat sudah terlibat dari awal, bahkan sebelum Forum Permanen ada; saya sudah terlibat membicarakan draft Deklarasi PBB tentang Hak-hak Masyarakat Adat (United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples/UNDRIP). Kelak

Forum Permanen PBB untuk Masyarakat Adat, Gambaran Singkat

Jakarta (23/4/2019), www.aman.or.id – Delegasi AMAN telah bertolak ke New York, Amerika Serikat pada Senin (21/4) lalu. Mereka adalah Rukka Sombolinggi (Sekjen AMAN), Abdon Nababan (Wakil Ketua DAMANNAS), dan Mina Susana Setra (Deputi IV Sekjen AMAN). Mereka mengikuti Forum Permanen PBB untuk isu-isu Masyarakat Adat. Tahun ini Forum Permanen ke-18 (18th session of UNPFII) berlangsung dari 22 April – 3 Mei dan bertemakan “Indigenous Peoples’ Traditional Knowledge, Generation, Transmission and

COP24: Platform Komunitas Lokal dan Masyarakat Adat Akhirnya Disepakati

Katowice, (7/12), www.aman.or.id – Negara-negara akhirnya mencapai kesepakatan dari perundingan alot tiga tahun tentang Platform Komunitas Lokal dan Masyarakat Adat (Local Communities and Indigenous Peoples Platform / LCIP). Platform ini bertujuan untuk menyediakan ruang khusus bagi pertukaran pengetahuan, pengalaman, pengetahuan tradisional/lokal, teknologi tradisional, antara pemerintah di seluruh dunia dengan Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal serta penguatan kapasitas dan aksi-aksi global terkait adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Minggu ini merupakan minggu

Guiding Principles for Collaboration and Partnership Between Subnational Governments, Indigenous Peoples and Local Communities

www.aman.or.id – In 2014, Governors from the member states and provinces of the Governors’ Climate and Forests Task Force (GCF Task Force) adopted the landmark Rio Branco Declaration (RBD) at the GCF Task Force Annual Meeting in Rio Branco, Brazil. The RBD commits GCF Task Force members to reducing deforestation and promoting sustainable, low-emissions economic development across state and provincial jurisdictions while forging partnerships and sharing benefits with indigenous peoples