PB AMAN laksanakan RPB pertama setelah KMAN V

Pengurus Besar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menyelenggarakan Rapat Pengurus Besar (RPB) pertama pasca-Kongres Masyarakat Adat Nusantara V, pada 12-14 Juni 2017 di Bogor.

Ini merupakan RPB ke-19 yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar AMAN. RPB kali ini dihadiri oleh para Dewan AMAN Nasional (DAMANNAS) periode 2017-2022 yang ditetapkan pada KMAN V Maret lalu di Tanjung Gusta, Sumatera Utara.

Dalam RPB ini, DAMANNAS dan PB AMAN mendiskusikan dan menetapkan rencana strategi PB AMAN untuk lima tahun kedepan. Rencana strategis ini disampaikan oleh Rukka Sombolinggi, sekretaris jenderal AMAN untuk 2017-2022 yang ditetapkan oleh KMAN V.

Untuk menjalankan rencana strategis tersebut, RPB juga menerima penunjukan empat deputi sekjen AMAN. Keempat deputi tersebut adalah Eustobio Renggi sebagai Deputi I untuk Urusan Organisasi, Erasmus Cahyadi sebagai Deputi II untuk Bidang Politik, Mirza Indra sebagai Deputi III untuk Bidang Ekonomi, dan Mina Susana Setra sebagai Deputi IV untuk Bidang Budaya.

Pada hari ketiga, RPB juga menetapkan sepuluh komunitas anggota baru AMAN. Kini AMAN beranggotakan 2.342 komunitas Masyarakat Adat.

RPB ditutup dengan penyerahterimaan resmi mandat sebagai Sekjen AMAN dari Abdon Nababan (Sekjen AMAN 2007-2017) kepada Rukka Sombolinggi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*