PD AMAN INHU Gelar Dialog Hak-Hak Masyarakat Adat

Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara di Indragiri Hulu (PD AMAN INHU menggelar “Dialog Kebijakan Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat” di Pangkalan Kasai, pada Jumat (19/5). Ini adalah bagian dari rangkaian rapat kerja daerah PD AMAN INHU.

Acara tersebut dihadiri oleh Patih Adat (majuan) dan Batin-Batin Adat Talang Mamak yang merupakan anggota AMAN di 15 kebatinan. Mereka berasal dari Komunitas Batang Cenaku, Seberida, dan Rakit Kulim.

Sedangkan dari pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hulu adalah Hendrizal (Sekretaris Daerah), R. Fachrurazi (Kabag Pertanahan), Irwan Toni (DPRD), dan Kepala Bagian Hukum Kabupaten Indragiri Hulu.

Gilung, Ketua BPH PD AMAN INHU, menyampaikan bahwa AMAN telah membantu Masyarakat Adat menyelesaikan pemetaan wilayah adat di 15 kebatinan. Kini Masyarakat Adat mendesak pengakuan dan perlindungan hak-hak Masyarakat Adat sesuai dengan Keputusan MK35, katanya.

Karena tidak dapat hadir, Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto mengundang para peserta untuk berdialog di kantor Bappeda. Pada kesempatan ini, Batin Irasan menyampaikan agar Bupati segera mengesahkan pengakuan wilayah adat di Indragiri Hulu. Bupati berjanji akan membahasnya bersama-sama dengan Masyarakat Adat di kabupaten tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*