Resolusi Muswil II PW AMAN Tano Batak

Sipahutar, 11 Mei 2017 – Selama dua hari (10 – 11 Mei 2017), AMAN Tano Batak melaksanakan Musyawarah Wilayah II di Aula HKI di Kec. Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Maradona Simanjuntak, Pimpinan Sidang Muswil II mengatakan bahwa Muswil ini telah menghasilkan program kerja untuk lima tahun kedepan, resolusi, Pengurus Daman Wilayah sebanyak 7 orang dan Pengurus Harian terpilih untuk periode 2017 – 2022 dibawah kepemimpinan Roganda Simanjuntak.

Resolusi yang dikeluarkan oleh Muswil II adalah (1) Pemerintah wajib mencabut segala bentuk perijinan HTI, HPH, Taman Nasional, Hutan Lindung yang berada di wilayah-wilayah Masyarakat Adat di Tano Batak, (2) Pemerintah Daerah di seluruh wilayah administrasi di Tanoh Batak untuk SEGERA membuat produk hukum daerah yang mengakui dan melindungi hak-hak Masyarakat Adat di di Tanoh Batak. AMAN Tano Batak dan Masyarakat Adat di Tanoh Batak berkomitmen untuk membantu dan mengawal produk hukum daerah untuk segera dikeluarkan, (3) Pemerintah dan Pemerintah Daerah di wilayah Tano Batak untuk SEGERA menyelesaikan segala bentuk sengketa dan pelanggaran yang terjadi di wilayah-wilayah adat Masyarakat Adat Tano Batak, (4) Mendesak Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk segera mengeluarkan wilayah adat milik Masyarakat Adat dari status kawasan sebagai hutan negara sebagaimana berdasarkan putusan MK 35, (5) Pemerintah dan Pemerintah Daerah harus melindungi dan membela Masyarakat Adat yang selama ini dijadikan sebagai korban kriminalisasi dan intimidasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, (6) Masyarakat Adat bersepakat untuk penamaan Bandara Silangit menjadi bandara internasional dengan menggantikannya dengan nama Sisingamangaraja yang merupakan pahlawan Masyarakat Adat Tano Batak, (7) Terkait Pilkada Serentak dan Pemilu 2019, Masyarakat Adat di wilayah Tano Batak akan memilih para calon Kepala Daerah yang mengakomodir hak-hak Masyarakat Adat dan berjuang bersama Masyarakat Adat, (8) Terkait Pilkada Gubernur Sumatera Utara, Masyarakat Adat di Tano Batak akan menentukan sikap politik nya merekomendasikan kader terbaiknya saudara Abdon Nababan untuk maju dan ikut bertarung di Pilkada Sumatera Utara pada tahun 2018.

Yanci Pardede mengatakan bahwa Muswil II ini dihadiri peserta utusan komunitas dari 18 komunitas anggota AMAN Tano Batak dari Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Selatan, Samosir dan Toba Samosir. Hadir juga HaRI (Hutan Rakyat Instititu) sebagai peninjau di Muswil II.

Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh organisasi adat LADN, Pemerintah Daerah Tapanuli Utara dan Tobasa, KLHK, Kehutanan Provinsi Sumut, DPRD Taput dan Tobasa, dan PSKL Wilayah Sumatera, Kecamatan Sipahutar, Polsek Sipahutar pada saat kegiatan seminar di awal kegiatan Muswil II. Semua yang hadir menyatakan dukungannya kepada AMAN Tano Batak untuk menyelenggarakan Muswil II dan menyatakan siap berkolaborasi untuk mendukung kerja-kerja advokasi dalam mendorong upaya pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Tapanuli menuju masyarakat adat yang berdaulat, mandiri dan bermartabat.

Pelantikan kepada Dewan AMAN Wilayah dan Pengurus BPH AMAN Tano Batak terpilih dilakukan oleh Abdon Nababan (Wakil Ketua Dewan AMAN Nasional). Abdon mengatakan agar melakukan penyelengaraan organisasi Aman Tano Batak untuk menjaga dan melindungi masyarakat adat di Tano Batak.

Abdon meminta dewan aman wilayah untuk menjaga gerak langkah Aman Tano Batak agar benar-benar hadir di Tano Batak. Secara simbolis ia menyerahkan bendera merah putih untuk dijaga kepada Maradona Simanjuntak sebagai Ketua Dewan Aman Wilayah terpilih.

Selanjutnya Abdon juga menyerahkan bendera AMAN kepada Ketua terpilih AMAN Tano Batak yang baru Roganda Simanjuntak. Aman adalah organisasi perjuangan, karenanya ia berpesan agar ketua perlu menjaga marwah dan semangatnya sebagai organisasi perjuangan dalam mewujudkan masyarakat adat yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan bermartabat secara budaya.

Komunitas masyarakat adat Tano Batak kemudian memberikan ulos kepada Abdon Nababan untuk mewakili masyarakat adat menjadi Calon Gubernur Sumut pada Pilkada 2018.

Forum Muswil II ini memutuskan akan penyelenggaraan Muswil III di Samosir pada tahun 2022.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*