AMAN Tana Luwu Salurkan Bantuan Korban Banjir di Kabupaten Luwu Utara

Luwu – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Tana Luwu, menyalurkan bantuan kepada korban banjir lumpur di Patambungan dan Lara, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. Dua lokasi ini merupakan titik yang paling banyak terdapat warga mengungsi akibat banjir lumpur sejak Jumat (17 Juli) yang lalu. Di lokasi pengungsian Patambungan yang berada di Desa Radda, rata-rata warga komunitas adat Rongkong, yang merupakan salah satu anggota AMAN. Bencana banjir bandang ini dimulai

AMAN Daerah Indragiri Hulu Lantik Generasi Pertama Kader Pemula

Riau – Minggu, 19 Juli 2020, menjadi momentum bersejarah bagai Komunitas Adat Suku Ampang Delapan yang dipilih mnjadi tuan rumah untuk acara pelantikan kader pemula Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Daerah Indragiri Hulu. Pelantikan generasi pertama kader pemula ini merupakan puncak dari perhelatan acara yang sudah berlangsung sejak Sabtu, 18 Juli 2020. Selain dihadiri oleh para kader pemula yang dilantik, acara ini uga dihadiri oleh para Batin (tetua adat). Kehadiran

AMAN dan Kementerian Pertanian Bahas Strategi Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Adat untuk Indonesia.

Jakarta – Selasa, 14 Juli 2020, Sekretaris Jendral AMAN, Rukka Sombolinggi melakukan pertemuan terbatas dengan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, untuk menyampaikan tentang strategi kedaulatan pangan dan ekonomi Masyarakat Adat. Dalam pertemuan ini, turut hadir juga Deputi IV Sekjen AMAN, Mina Setra, Abdi Akbar, Direktur Perluasan Partisipasi Politik Masyarakat Adat, dan empat Dirjen Kementerian Pertanian. Dalam pemaparannya di hadapan Menteri Pertanian, Rukka Sombolinggi menjelaskan bahwa AMAN mengapresiasi langkah Menteri Pertanian

AMAN: Perkebunan Skala Besar Perparah Krisis Pangan di Tengah Covid-19

BENGKULU – Badan Pekerja Harian (BPH), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Bengkulu, Deftri mengungkapkan hasil riset yang mereka lakukan perkebunan skala besar perparah ancaman krisis pangan dalam Pandemi Covid-19. “Kami melakukan riset pada sejumlah komunitas Masyarakat Adat di Bengkulu dari sisi penguasaan wilayah adat dan akses terhadap lahan, hasil menunjukkan sejumlah komunitas yang berdampingan dengan perusahaan perkebunan adalah komunitas yang paling rentan terancam krisis pangan bila pandemi Covid-19 berlangsung panjang,”