Oleh Nesta Makuba

Kepengurusan Daerah Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) di wilayah  Papua terus diperkuat menyusul terbentuknya Pengurus Daerah AJMAN di Biak pada 2 Maret dan Jayapura pada 5 Maret 2026 sebagai bagian dari penguatan jaringan Jurnalis Masyarakat Adat di Tanah Papua.

Pembentukan Pengurus Daerah AJMAN di Biak dan Jayapura ini merupakan hasil dari rangkaian konsolidasi yang melibatkan para Jurnalis Masyarakat Adat dari berbagai komunitas yang selama ini aktif menulis berbagai isu perlindungan Masyarakat Adat di Papua.

Badan Koordinasi Region Papua  AJMAN Nasional Nees Makuba menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan AJMAN di Jayapura dan Biak merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan Jurnalis Masyarakat Adat di wilayah Timur Indonesia.

Menurutnya, Papua memiliki banyak isu penting yang berkaitan dengan hak-hak Masyarakat Adat, perlindungan hutan, serta keberlanjutan lingkungan hidup yang perlu terus disuarakan melalui kerja-kerja jurnalistik komunitas di akar rumput.

“Kehadiran AJMAN di daerah diharapkan menjadi ruang bagi Jurnalis Masyarakat Adat untuk memperkuat kapasitas peliputan, sekaligus memperjuangkan hak-hak Masyarakat Adat yang dirampas,” kata Nees Makuba usai menghadiri pembentukan Pengurus Daereah AJMAN di Jayapura pada Kamis, 5 Maret 2026.

Dokumentasi AMAN

Target Tahun Ini

Dewan Nasional AJMAN Obed Kromsiam yang turut hadir dalam pembentukan Pengurus Daerah AJMAN  Biak dan Jayapura menjelaskan AJMAN merupakan salah satu organisasi sayap Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang baru dideklarasikan pada 9 Agustus 2025 lalu, bertepatan dengan peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS) di Kasepuhan Guradog, Banten Kidul.

Disebutkan, misi didirikannya AJBiak dan Jayapura Terbentuk,MAN sesuai statuta untuk mengembalikan kepercayaan diri, harkat dan martabat Masyarakat Adsat Nusantara agar mampu menikmati hak-haknya. Selanjutnya, memperjuangkan kebebasan pers dan kebebasan berpendapat  Masyarakat Adat untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan hak-haknya.

“Ini misi AJMAN. Tentu masih ada misi lainnya, yang harus dijalankan oleh setiap pengurus di masing-masing tingkatan,” kata Obed.

Obed menyebut  Pengurus Nasional AJMAN menargetkan enam Pengurus Daerah di Region Papua terbentuk dalam waktu setahun ini. Target ini bagian dari upaya penguatan organisasi di Tanah Papua.

“Pengurus Daerah AJMAN Jayapura dan Biak sudah terbentuk, saat ini kita tengah mempersiapkan untuk membentuk kepengurusan di Merauke, Keerom, Fakfak dan Sorong,” ungkapnya.

Obed menerangkan langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan AJMAN semakin kuat dalam mendukung kerja-kerja advokasi dan kampanye perjuangan hak-hak Masyarakat Adat dan lingkungan hidup di Tanah Papua.

Obed berharap dengan terbentuknya Pengurus Daerah AJMAN di Jayapura dan Biak, kerja-kerja kolaboratif antara Jurnalis Masyarakat Adat dengan organisasi sipil semakin solid dalam menyuarakan perlindungan wilayah adat serta keberlanjutan lingkungan di Papua.

“AJMAN akan mendorong penguatan kapasitas Masyarakat Adat dalam memproduksi informasi, mendokumentasikan realitas di wilayah adat, serta memperluas ruang publik bagi suara Masyarakat Adat di berbagai daerah,” pungkasnya.

***

Penulis adalah Jurnalis Masyarakat Adat dari Jayapura, Papua

Writer : Nesta Makuba | Jayapura, Papua
Tag : Pengurus Daerah AJMAN Biak dan Jayapura Terbentuk Region Papua