Oleh Nabila Ulfa

Pengurus Daerah Aliasi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rongkong menggelar pendidikan kader pemula bagi kelompok pemuda di wilayah adat Amboan, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Pendidikan kader pemula yang berlangsung mulai 3-4 Februari 2024 ini diikuti 20 orang pemuda adat dari perwakilan 14 komunitas adat di Rongkong.

Selama dua hari, para kader pemula diberikan pengetahuan cara mengidentifikasi persoalan yang terjadi di wilayah adatnya serta menggambarkan kondisi wilayah adat lewat sketsa peta wilayah adatnya.

Ketua Pengurus Harian AMAN Rongkong M.Parman menyatakan pendidikan kader pemula bagi para pemuda adat ini dilaksanakan agar mereka memahami dirinya sebagai bagian dari Masyarakat Adat yang mengetahui persoalan di komunitasnya. Selain itu, imbuhnya, melalui pendidikan kader ini diharapkan pemuda adat memiliki pengetahuan dan mau bekerja untuk komunitas serta memahami tentang gerakan Masyarakat Adat.

Karena itu, Parman menegaskan bahwa pendidikan kader pemula ini sangat penting bagi pemuda adat.

“Pemuda adat perlu mengikuti pendidikan kader pemula ini sebagai upaya kita mencetak kader yang tangguh dikomunitas adatnya,” kata Parman usai kegiatan pendidikan kader pemula di Rongkong, Minggu 4 Februari 2024.

Parman menambahkan kita membutuhkan pemuda adat yang tangguh. Kehadiran mereka diperlukan ditengah perjuangan Masyarakat Adat saat ini dalam membela hak-haknya yang kerap dirampas oleh pengusaha dan penguasa.  Parman menjelaskan hal ini tertuang dalam visi-misi AMAN bahwa kita harus berdaulat secara politik, Mandiri secara Ekonomi dan Bermartabat secara Budaya.

Tandi Lese dari Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) AMAN Rongkong menambahkan bahwa pemuda adat sebagai generasi penerus yang kelak jadi tumpuan dan harapan Masyarakat Adat perlu dilibatkan dalam setiap kegiatan di komunitas. Selain itu, pemuda adat sebagai kader pemula juga harus mengetahui sejarah terbentuknya AMAN serta visi dan tujuan organisasi.

“Sejarah dan visi misi organisasi AMAN ini perlu diketahui oleh para kader pemula,” tandasnya.

Hal senada disampaikan oleh Andre Tandigau selaku narasumber dalam pendidikan kader pemula ini. Andre yang tercatat sebagai Pengurus Wilayah AMAN Tana Luwu mengingatkan para kader pemula yang baru mengikuti pendidikan agar tidak berpuas diri,  sebaliknya gali terus pengetahuan agar kelak menjadi kader yang handal dan bisa dibanggakan oleh organisasi.

“Pendidikan kader pemula ini baru awal, masih banyak yang perlu dipelajari untuk menjadi kader yang tangguh,” ujarnya.  

***

Penulis adalah Jurnalis Masyarakat Adat dari Rongkong, Kabupaten Luwu Utara

Tag : AMAN Tana Luwu Pendidikan Kader pemula PD AMAN Rongkong